Postingan

Nabi Muhammad menegakkan keadilan

NABI MUHAMMAD MENEGAKKAN KEADILAN-1 Sejarah Dunia telah mencatat. Bahwa Nabi Muhammad adalah manusia yang unggul dalam bidang diplomasi. Karena beliau sangat adil dan jujur. Bahkan sebelum diangkat jadi Nabi. Beliau diberi gelar  Al-Amin (yang dapat dipercaya) .   Berbeda apabila kita baca    Britanica  Encyclopedia , pada sub Biografi Muhammad SAW disebutkan bahwa gelar  “ Al-Amin” kepadanya disebabkan ibunya bernama Aminah.   Salah satu keunggulan beliau adalah dibuatnya Perjanjian Hudaibiyah.   Hudaibiyah adalah nama sebuah sumur. Lokasinya berada diarah barat daya dari kota Mekah. Jaraknya sekitar 22 km. Sekarang tempat ini dikenal dengan nama Asyamisiy. Disinlah Nabi Muhammad menanda tangani perjajian itu. Perjanjian antara kaum Muslimin dan kuffar Quraisy yang terjadi pada tahun ke-6 hijriyah pada bulan Dzulqa’dah. Peristiwa ini terjadi ketika Rasulullah beserta rombongan kaum muslimin yang hendak melaksanakan umrah. Rasulullah ...

KULTUM RAMADHAN 1440H

Gambar
KULTUM RAMADHAN 1440H Telah dicatat dalam Siroh Nabawiyah . Kekejaman dan caci maki orang-orang kafir Quraisy Mekah kepada Rasul SAW semakin kencang disuarakan. Hal itu terjadi setelah istrinya Siti Khadijah meninggal. Juga paman Nabi, Abu Thalib meninggal. Paman yang s emasa hidupnya selalu melindungi dari siksaan dan teror kafir Quraisy. Maka ditahun ke.10 kenabian.  Sepeninggal kedua orang yang dicintainya itu. Nabi  SAW pergi hijrah ke Kota Thaif. Diluar kota Mekah. Berencana melakukan dakwah.  Ketika itu, jumlah penduduk Thaif relatif banyak. Karena tanahnya yang subur. Tumbuh tanaman buah-buahan dan sayuran. Rasul SAW berharap. Manakala penduduk Taif mau mengikuinya. Umat Islam semakin kuat  Sehingga bisa menghilangkan gangguan dari kafir Quraisy. Di kota itu, Rasul tinggal beberapa hari bersama  Zaid bin Harisah. Awalnya Rasul SAW berbicara dengan pimpinan-pinpinan kabilah. Mengajak mereka untuk memeluk Islam. Namun...

Ramdhan 1440 H

Setiap kali menjelang Ramadhan. Senantiasa saya teringat. Keluarga, saudara, tetangga maupun handaitolan. R amadhan tahun lalu kita masih bisa bersua. Lebaran tahun lalu masih bisa ketemu. Namun ramadhan ini. Beliau-beliau itu sudah tidak bisa kita jumpai. Tidak bia ketemu lagi.  Beliau t elah lebih dulu mengahadap sang Khaliq. Mari k ita doakan Semoga Alloh ampuni dosanya. Semoga Alloh terima amalnya. Kita bersyukur,  masih diberi kesempatan berjumpa dengan RAMADHAN. Kita dapan amati disekitar kita. Di Masjid kita. Dulu ketika anak-anak kita masih balita. Kita saksikan anak-anak kita yang dulu ikut jamaah,  berlari-lari. Kini mereka telah besar. Sudah ada yang bisa jadi jadi imam dimasjid. Juga mampu memberikan Tausiah. Diantara mereka bahkan sudah berkeluarga. Duluu... Jamah di masjid masih relatif muda. Kini sudah banyak yang Senior. Dulu kita masih mampu sholat tegak berdiri, Ruku dan sujud. Kini sudah ada yang menggunakan kursi. Semua itu menjadi Ibrah bagi kit...

KETEMU AHLINYA AHLI

Gambar
KETEMU AHLINYA AHLI "Biasakan yang benar sejak awal". Dulu sekali, awal 1990.an. Ketika belum lama kerja di BUMN. Kata-kata itu seperti Mantra. Logikanya sederhana. Proses pekerjaan, mesti direncakan dengan baik dan benar. Pelaksaannya akan lebih mudah dan lancar. Bahkan ketika mengoperasikan pertamakalinya Jalan Tol di Cirebon. Akhir 1997. Saya sampaikan kepada temen-teman kerja. Hendaknya Kita BIASAKAN YANG BENAR, BUKAN HANYA MEMBENARKAN YANG BIASA. Rupanya Mantra itu pula yang menambah semangat. Ketika selasa akhir bulan April kemarin. Saya ke Bandung. Perjalanan pergi pulang 10.jam. Itu Biasa untuk akhir-akhir ini. Apalagi Rabunya MayDay. Berkonsultansi dengan Guru Besar dibidang Mekanika tanah. Untuk Perncanaan Jembatan yang membentang Sungai Citarum. Kami mendapat penjelasan yang gamblang. Detail dan komprehensif. Rasanya dapat mengobati capeknya perjalanan. Setelah ditentukan ukuran diameter pondasi. Maka kedalamannya ditentukan oleh banyak Faktor. Salah sat...

Namanya Mbak Narti

Namanya mbak Narti. Orang tuanya Buruh tani. Lik Timin bapaknya. Yu Sumi ibunya. Ketika saya kecil. Tahun 60an. Lik Timin sudah membantu pekerjaan di Rumah orang tua. Ketika masih jayanya usaha batik. Lik Timin aktip mengerjakan "Pengerokan Batik". Juga "Medel". Memberi warna hitam pada kain batik. Dengan cara merendam dan mengangkatnya. Pekerjaan itu perlu waktu lama. Siang malam. Selanjutnya dicuci di Kali. Daya kecil sering ikut ke Kali. Main-main, loncat-loncat diatas kain batik. Bahkan petak umpet dibawah kain batik yang bertumpuk-tumpuk disungai itu. Lik Timin juga sering memanen Kelapa di kebon. Dengan Cara memanjatnya. Buahnya dijatuhkan begitu saja. Kadang jatuhnya ke "Blumbang". Empang tempat ikan liar. Kadang ketemu. Kadang tidak. Ongkosnya bebepara butir kelapa. Sedang Yu Sumi sering membantu ibu masak. Masakan yg paling saya sukai  adalah "Jangan gori". Ada yang bilang Gudeg. Mbak Narti anak kedua pasangan ini. Kakanya Nar...

WARISAN (I B U - 1 0 - )

Gambar
WARISAN  I B U - 1 0 -     Hari itu. 26Februari2019. Selesai pemakaman ibu saya. Bakda sholat azar. Di ruang samping Mushola. Di shofa yang biasa untuk kumpul. Tempat yang biasa ibu dahar dan ngunjuk. Mas Hadi kakak sulung dalam keluarga. Mengajak semua adik-adiknya kumpul. Juga istri dan suaminya. Juga mbak Narti yang tahun-tahun terakhir menemani ibu. Orang tua saya anaknya 6. Mas Hadi yang dijakarta. Masqon yg pensiunan pemda Wonogiri. Tinggal dikampung dengan orang tua. Mbak Tati yang tinggal di kampung. Saya dan adik saya Sonfit yg tinggal di Bekasi. Dan Nanik pamggilanya yang tinggal di solo. Acara ini tentu sangat penting. Salah satu rangkaian berbakti kepada orang tua. Khususnya orang tua yang telah wafat. Kakaku menyampaikan. Bahwa harta warisan yang ada segera dibagi. "Saya, Son dan Fit tidak perlu ikut mendapat bagian" kata kakaku dan minta persetujuan adik-adiknya semua. "Setuju mas" kata saya. Segera disambut Fit adikku. "Saya juga setuju...

PUTRIKU JADI CAHAYA YANG MENERANGIKU (percik-percik taubat)

Gambar
PUTRIKU JADI CAHAYA YANG MENERANGIKU (percik-percik taubat) Seorang executiv muda bekerja dan tinggal di kota Riyadh. Istrinya cantik Sholeha. Alloh karuniakan seorang ank perempuan yang cantik dan cerdas. Usiaanaknya menjelang lima tahun. Secara ekonomi hidupnya tercukupi. Namun Pola hidupnya tak menentu. Hanya sedikit mengenal Alloh. Beberapa tahun belakangan suda tidak lagi ke masjid. Tidak pernah bersujud kepada Alloh. Suatu hari dia menceritakan kisahnya. Kepada Dai kondang dari Mesir. Syaih Mahmud Al-Mishri. Beliau telah menulis ratusan Kitab. Dan sudah banyak yang diterjemhkan kedalam bahasa indonesia. Beliau ini yang tahun kemarin 2018 datang ke Jakarta. Acara Islamic Book Fair. Marilah kita ikuti KISAHNYA. "Dulu, Aku biasa begadang hingga pagi hari. Bersama teman-taman yang tidak baik. Ditempat-tampat hiburan malam. Sungguh permainan yang sia-sia. Aku tinggalkan istri dalam kesunyian. Istriku merasakan kesendirian, kesulitan dan rasa sakit. Hanya Alloh yang ...