BEMO YANG MENGATAR JALANKU
BEMO YANG MENGATAR JALANKU “Di dunia ini tidaka ada yang KEBETULAN, Alloh telah mengaturnya”. Desember 1977, saya dinyataka lulus SMAMuhi Yogya. Saya berniat, walaupun tidak pernah terucap. Tidak pulang kampung sebelum ada kepastian diterima diperguruan tinggi negeri. “Kenapa mesti negeri?” Tentu karena biayanya realif lebih murah. Ketika itu ada 5 PTN yang tergabung dalam “SKALU-Sekretariat Kerjasama Antar Lima Universitas”, UI, UGM, ITB, IPB dan Unair. Sistem pendaftaran dan tes tertulinya bisa dilakukan dimasih-masing PTN itu berada. Walaupun pilihan Jurusan- fakultasnya, tidak Di PTN itu. Pilhan saya ITB namun daftar dan tes di UGM. Disamping itu ada SKASU-Sekretariat Kerjasama Antar Sepuluh Universitas antara lain; Terdiri dari UNDIP, ITS, UNBRA, UNPAD. Pendaftaran dan waktu testnya bersamaan. Pilihan saya FT. Sipil Undip. Alhamdulillah, saya diterima di FT.Sipil Undip, maka sayapun pulang kampung. Bapak ibuku tentu senang mendapat berita ini....